Mourinho Tidak Panik Saat Kalah Dari Chelsea

Mourinho tidak panik saat kalah dari Chelsea dalam lanjutan Premier League minggu lalu. Akibat dari kekalahan tersebut Manchester United semakin tertinggal jauh dari Manchester City yang berada pada puncak pimpinan klasemen sementara Premier League. Kini jarak antara peringkat satu dan dua berbeda delapan poin. Perbedaan ini akibat Manchester City yang tampil di Etihad Stadium mampu menang dengan skor 3-1 saat menjamu Arsenal.

Sementara itu Manchester United harus menjalani laga berat kala harus tandang ke markas Chelsea dimana mereka harus menderita kekalahan tipis dengan skor 1-0 dari tuan rumah. Meski kalah Jose Mourinho sebagai pelatih enggan panik, bahkan pelatih asal Portugal tersebut masih yakin tim nya dapat mengejar defisit poin pada akhir tahun.

“Delapan poin di Liga Primer Inggris tidak sama seperti Liga Portugal, La Liga Spanyol atau Bundesliga Jerman. Masih ada banyak pertandingan. Semoga di hari raya natal dan tahun baru nanti kami bisa mendapat kekuatan maksimal sebab Paul Pogba, Marcos Rojo dan Zlatan Ibrahimovic sudah pulih dari cedera,” jelasnya kepada agen bola terpercaya

“Pertandingan dikendalikan oleh kedua tim. Mereka punya sejumlah peluang, kami juga demikian. Tapi tim pertama yang mencetak gol saya rasa pantas menang sebab Chelsea dan Manchester United sama-sama bermain baik saat bertahan,” ucap Mourinho.

jose mourinho vs antonio conte

Mourinho Tidak Panik Saat Kalah Dari Chelsea, Conte Tolak Jabat Tangan

Mourinho Tidak Panik Saat Kalah Dari Chelsea, ada hal menarik dari kekalahan tersebut. Antonio Conte sebagai pelatih Chelsea menolak berjabat tangan dengan Jose Mourinho seusai laga berakhir pada Senin dini hari di Stadion Stamford Bridge. Pada pertandingan tersebut Chelsea menang 1-0 berkat gol tunggal yang dibuat oleh Alvaro Morata.

Setelah wasit meniup pluit tanda pertandingan berakhir, Conte merayakan kemenangan bersama fans pemain, tanpa menghampiri bench Manchester United. Sementara Mourinho menyalami sejumlah ofisial tim Chelsea yang dikenalnya.

“Jabat tangan tidak penting. Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan, jabat tangan bisa jadi penting dan tidak penting,” kata Conte kepada judi online terpercaya

“Yang terpenting adalah apa yang ada di lapangan. Kami menghormati pertandingan, tetapi kami tidak perlu menghormati hal-hal di luar itu,” lanjut Conte.